Saturday, 11 April 2020 20:29

REVOLUSI SOSIAL MARET 1946 SUMATRA TIMUR RUNTUHNYA (KESULTANAN LANGKAT)

Written by
(0 votes)

Beberapa bulan setelah  Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang dibacakan oleh Soekarno dan Hatta, kabar mengenai proklamasi bahkan belum sampai ke Kesultanan Langkat. Tapi tak lama kemudian, suasana mulai memanas. Laskar-laskar terbentuk. Dan pada 5 Oktober 1945, Sultan Mahmud Abdul Jalil Rakhmat Shah kemudian menyatakan bergabungnya kesultanan dengan negara Republik Indonesia. Pada tanggal 29 oktober,  amir hamzah diangkat menjadi Asisten Residen (Bupati) Langkat dan berkedudukan di Binjai oleh Gubernur Sumatra,Teuku Muhammad Hasan.

Kesultanan Langkat runtuh bersamaan dengan meletusnya Revolusi Sosial yang didukung pihak komunis pada tahun 1946. Pada saat itu banyak keluarga Kesultanan Langkat yang terbunuh, termasuk Tengku Amir Hamzah, penyair Angkatan Pujangga Baru dan pangeran Kesultanan Langkat.

Puluhan orang yang berhubungan dengan swapraja ditahan dan dipenjarakan oleh laskar-laskar yang tergabung dalam Volksfront. Di Binjai, Tengku Kamil dan Pangeran Stabat ditangkap bersama beberapa orang pengawalnya. Istri-istri mereka juga ditangkap dan ditawan ditempat berpisah. Berita yang paling ironis adalah pemerkosaan dua orang putri Sultan Mahmud Abdul Jalil Rakhmat Shah pada malam jatuhnya Istana Darul Aman, 9 Maret 1946.

Setelah menangkap Tengku Amir Hamzah, Peradilan Rimba, demikian istilah bagi laskar-laskar itu, menjatuhkan hukuman pancung bagi Amir Hamzah. Jasadnya kemudian ditumpuk dengan jenazah ke 26 Tengku lainnya. Keesokan harinya jasad Amir Hamzah dikebumikan di Masjid Azizi, Tanjung Pura. Istana Darul Aman memang diserbu dan dibakar, akan tetapi Sultan Mahmud Abdul Jalil Rakhmat Shah tak turut dibunuh. Ia ditangkap dan diasingkan ke Batang Serangan hingga kemudian Belanda membebaskannya pada bulan Juli 1947.Setelah Sultan Mahmud Abdul Jalil Rakhmat Shah wafat pada tahun 1948, para Sultan Langkat praktis kehilangan kekuasaan politiknya dan hanya bertahta sebagai Pemangku Adat dan Kepala Keluarga Kerajaan.

Revolusi sosial mencapai puncaknya pada bulan Maret 1946. PKI, PNI, dan Pesindo melakukan perencanaan kudeta terhadap Kesultanan Melayu dengan jalan radikal salah satunya Kesultanan Langkat. Mereka bersikap siapa saja yang menjadi penghambat dan menghalangi jalanya revolusi akan ditangkap. Pada bulan Maret di minggu pertama 1946 semangat revolusioner ini berkecambuk di Sumatera Timur dan tidak banyak orang menghalangi aksi radikal yang akan dilakukan oleh kaum revolusioner. Seluruh elemen organisasi larut dalam suasana revolusi sosial, termasuk organisasi-organisasi Islam. Gerakan organisasi-organisasi Islam cepat mengikuti arus revolusi sosial. Gerakan revolusi memberikan keleluasaan kepada aktivis-aktivis muda dan buruh-buruh pendatang untuk melakukan aksi pergerakan.

Di Kesultanan Langkat aksi radikal revolusioner dilakukan di Binjai dan

tanjung pura yang dipimpin oleh orang-orang Pesindo dan PKI. Terjadi serangkaian aksi radikal terhadap para bangsawan Kesultanan Melayu beserta keluarganya. Aksi radikal yang terjadi di Kesultanan Langkat merupakan aksi radikal yang cukup parah. Tidak sedikit bangsawan yang dibunuh pada peristiwa revolusi sosial. Rumah dan istana sultan juga habis dirampok kemudian di bakar oleh para revolusioner. bertujuan untuk memusnahkan sultan-sultan, maka motif revolusi sosial dari pemikiran marxis yaitu merobohkan segenap susunan masyarakat dengan jalan kekerasaan dijadikan alasan kaum sosialis untuk menciptakan pemerintahan yang demokratis. Aksi radikal yang terjadi di Kesultanan Langkat merupakan aksi radikal yang cukup parah. Tidak sedikit bangsawan yang dibunuh pada peristiwa revolusi sosial. Rumah dan istana sultan juga habis dirampok kemudian di bakar oleh para revolusioner. Setelah raja, keluarga dan para bangsawan kesultanan langkat di bunuh dan istana kesultanan langkat di bakar  secara nyata kesultanan langkat runtuh dengan cara pembantaian dan genosida terhadap para bangsawan kerajaan.        Itulah cikal bakal runtuhnya kesultanan langkatruntuhnya kesultanan langkat.

 

Read 893 times Last modified on Sunday, 12 April 2020 11:16

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.